"Berjuang semestinya, Bergaya selayaknya"
Bercinta Boleh asal Jang lupa masa depan, Jang lupa mama deng bapak pu pesan saat malam terakhir di meja makan, Jang lupa kalo mama selalu tikam lutut Deng tengah-tengah malam, Jang lupa bapak pu keringat yang terus-terusan mengalir menetes ke bumi, Jang lupa kalo mama & bapak sering menahan lapar, Jang lupa mama & papa pu baju, celana Sampai dalaman yang belum sempat di ganti, Jang lupa mama & bapak PU tikar tarabek dengan Kabaya busu balom di ganti, Jang lupa mama & bapak rela makan jagong.
Semua itu demi anaknya yang sedang berjuang menggapai masa depan cerah, semua itu rela di lakukan asal anak-anaknya bisa dapa beli beras sekilo, bisa beli baju baru, celana baru, dalaman baru, bisa bayar penginapan layak huni (ada spon, kipas, air mineral), bisa bayar tagihan semester, biar bisa par kitong rupiah tiap bulan.
Mama & bapak seng pernah berharap kitong balas akan semua yang donk korbankan. Ia semua itu mama & bapak lalukan untuk kita, ia kita.
Lantas apa? Bagaimana? Sejauh mana Perjuang kita!? Apakah kita su cukup menghormati & menghargai pengorbanan mereka?
Stop bergaya ⛔
Jang siksa orang tua demi gaya ⛔
#02-02-2022
_profesi_Batahambur

