Minggu, 03 Juli 2022

BERJUANG SEMESTINYA BERGAYA SELAYAKNYA

 


"Berjuang semestinya, Bergaya selayaknya"


Bercinta Boleh asal Jang lupa masa depan, Jang lupa mama deng bapak pu pesan saat malam terakhir di meja makan, Jang lupa kalo mama selalu tikam lutut Deng tengah-tengah malam, Jang lupa bapak pu keringat yang terus-terusan mengalir menetes ke bumi, Jang lupa kalo mama & bapak sering menahan lapar, Jang lupa mama & papa pu baju, celana Sampai dalaman yang belum sempat di ganti, Jang lupa mama & bapak PU tikar tarabek dengan Kabaya busu balom di ganti, Jang lupa mama & bapak rela makan jagong. 


Semua itu demi anaknya yang sedang berjuang menggapai masa depan cerah, semua itu rela di lakukan asal anak-anaknya bisa dapa beli beras sekilo, bisa beli baju baru, celana baru, dalaman baru, bisa bayar penginapan layak huni (ada spon, kipas, air mineral), bisa bayar tagihan semester, biar bisa par kitong rupiah tiap bulan.


Mama & bapak seng pernah berharap kitong balas akan semua yang donk korbankan. Ia semua itu mama & bapak lalukan untuk kita, ia kita. 

Lantas apa? Bagaimana? Sejauh mana Perjuang kita!? Apakah kita su cukup menghormati & menghargai pengorbanan mereka?


Stop bergaya ⛔

Jang siksa orang tua demi gaya ⛔


#02-02-2022


_profesi_Batahambur

JLN. Sumba Tuak Sabu Lasiana

EGOISME


 "EGOISME"


Jang Egois, IbuMu, AyahMu, saudara/i Mu, Rela Berjuang, rela mengorbankan, apapun asal cita-cita Mu terwujud. Ibu & Ayah, Rela berjuang melawan Derasnya butiran hujan yang berdatangan bercucuran diatas kepala mereka, berjuang melawan Awa dingin akibat curah hujan yang semakin tinggi hanya dengan sehelai baju sobe & kusam tanpa penghangat badan, berjuang menahan terik panas matahari tanpa kenal lelah, air mata  bercampur keringat bercucuran di badan hingga jatuhke tanah. 😭


Ibu & ayah cuma petani biasa, bukan miliader, bukan pejabat. Tetapi keinginan hati mereka begitu tulus biar, kelak kita duduk berpangku kaki, berpangku tangan di atas sofa mewa dan meja kaca yang dipenuhi dengan ragam menu makanan sehat sempurna. 😇


 Jika dalam rumah kita 5 bersaudara, biasannya Saudara/i mu lebih memilih untuk mengala, rela korbankan cita-cita mereka, menunda impian mereka, karena ekonomi keluarga yang tidak begitu baik, tetapi dibalik itu ada maksud yang terselubung dan tersimpan rapi dalam lubuk hati  penuh dengan harapan besar asalkan cita-cita kita terwujud.


Lantas apakah kita sudah berjuang semestinya!? 

Lantas apa alasan kita yang masih terfokus lebih pada koleksi-koleksi Foto keren!? Lantas apa alasan kita yang masih tertawa-tawa, hura-hura bareng teman sebangku!? 

Lantas apa alasan kita yang masih Lebih memilih makan sehat & banyak tidur daripada berjuang!?

 Lantas apa alasan kita yang memilih berfoya-foya dibalik kesengsaraan Ayah Ibu & Saudara/i kita!?,

 Lantas apa alasan kita yang masih lebih memilih koleksi costum keren, handphone android, motor sport!? 


Bukankah kita tau semua itu egois!?. Bukankah kita tau Kuliah bukan sekedar Coleksi foto-foto keren!? Bukankah kita tau Kulia bukan sekedar tertawa hura-hura bareng teman!? Bukankah kita tau Kulia bukan sekedar makan sehat & dan tidur-tiduran, bukanlah kita tau Kulia bukan sekedar berfoya-foya!? Bukankah kita tau Kulia bukan sekedar costum bermerek, bukan soal Handphone Android, bukan soal motor sport!?


Sudahkah kita sedikit merenungi Kembali!?💭 


Stop Egoisme ⛔


#05-02-2022

_Profesi_Batahambur

JLN. Sumba Tuak Sabu Lasiana